Penuh Haru, PTA Gorontalo Lepas Mohamad Yamin Mengemban Amanah sebagai Wakil Ketua PTA Makassar
Penuh Haru, PTA Gorontalo Lepas Mohamad Yamin Mengemban Amanah sebagai Wakil Ketua PTA Makassar

Gorontalo – Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Gorontalo menggelar acara Pengantar Alih Tugas Wakil Ketua PTA Gorontalo, Dr. Drs. Mohamad Yamin, S.H. MH yang selanjutnya mendapat amanah sebagai Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Makassar. Kegiatan berlangsung penuh keakraban dan haru pada Senin (31/8/2026), bertempat di Aula PTA Gorontalo.
Acara tersebut dihadiri oleh Ketua, Wakil Ketua, para Hakim Tinggi, Panitera, Sekretaris, serta seluruh ASN di lingkungan PTA Gorontalo. Turut hadir pula Ketua, Panitera, dan Sekretaris Pengadilan Agama sewilayah PTA Gorontalo, serta perwakilan Dharmayukti Karini Cabang PTA Gorontalo. Kehadiran seluruh keluarga besar peradilan agama tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus ungkapan rasa kekeluargaan kepada Mohammad Yamin yang akan melanjutkan pengabdiannya di tempat tugas yang baru.
Bagi Mohamad Yamin Gorontalo memiliki tempat istimewa dalam perjalanan karier dan pengabdiannya sebagai hakim. Perjalanan karier Mohamad Yamin di lingkungan peradilan agama dimulai dari calon hakim hingga menduduki jabatan Wakil Ketua Pengadilan Agama Gorontalo. Setelah itu, perjalanan pengabdiannya membawanya bertugas di sejumlah wilayah, mulai dari Pulau Jawa dan Pulau Sumatera.
Setelah menapaki perjalanan panjang tersebut, ia kembali ke Bumi Hulondalo, Serambi Madinah, untuk mengemban amanah sebagai Wakil Ketua PTA Gorontalo. Dengan demikian, Gorontalo bukanlah wilayah yang asing baginya. Justru di daerah inilah sebagian besar perjalanan kariernya dimulai dan lebih dari separuh perjalanan pengabdiannya sebagai hakim terukir.
Tidak mengherankan apabila sosok Mohammad Yamin telah begitu dekat dengan keluarga besar peradilan agama di wilayah Gorontalo. Kedekatan tersebut tidak hanya terbangun melalui hubungan kedinasan, tetapi juga melalui ikatan persaudaraan dan kekeluargaan yang telah terjalin selama bertahun-tahun.

Pesan dan kesan mewakili keluarga besar PTA Gorontalo disampaikan oleh Drs. Muh. Abdu A. Ramli. Dalam kesempatan tersebut, ia mengenang kembali kebersamaannya dengan Mohammad Yamin ketika sama-sama bertugas sebagai hakim pada tingkat pertama, sebelum akhirnya kembali dipertemukan di PTA Gorontalo.
Menurutnya, Mohamad Yamin merupakan sosok yang dikenal ramah, santun, periang, dan memiliki kecerdasan yang sangat baik. Hal tersebut tercermin dalam berbagai kegiatan pendidikan dan pelatihan yang pernah diikuti bersama. Mohammad Yamin, menurutnya, tidak jarang mendapatkan kepercayaan untuk mewakili peserta dalam berbagai kegiatan karena kemampuan dan prestasi yang dimilikinya.
Atas nama keluarga besar PTA Gorontalo, ia menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas seluruh dedikasi, pengabdian, serta kontribusi Mohammad Yamin selama menjalankan amanah di PTA Gorontalo.
Di penghujung masa tugasnya di Gorontalo, Mohamad Yamin juga masih memberikan kontribusi penting dalam mengawal PTA Gorontalo mengikuti proses penilaian pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Bahkan, hingga tahapan verifikasi lapangan dan desk evaluasi oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, ia masih turut mendampingi Ketua PTA Gorontalo sebelum kemudian bertolak menuju Kota Daeng, Makassar.
Suasana haru semakin terasa ketika Mohamad Yamin menyampaikan pesan dan kesannya. Didampingi sang istri, yang juga merupakan seorang hakim dan akan melanjutkan pengabdian di Pengadilan Agama Makassar, Mohammad Yamin tampak tidak mampu membendung air mata. Dengan suara terbata-bata, ia mengungkapkan bahwa meskipun Gorontalo bukanlah tempat kelahirannya, daerah tersebut telah menjadi bagian yang sangat penting dalam perjalanan hidup dan kariernya. Lebih dari separuh perjalanan pengabdiannya sebagai hakim berlangsung di Bumi Hulondalo.
Kerinduan terhadap orang-orang yang telah dikenalnya sejak lama, kenangan selama menjalankan tugas, serta suasana kekeluargaan yang dirasakan selama bertugas menjadi bagian yang begitu berat untuk ditinggalkan. Bagi Mohamad Yamin Gorontalo bukan lagi sekadar tempat bertugas. Gorontalo telah menjadi bagian dari perjalanan pengabdian sekaligus keluarga yang akan selalu dikenang, meskipun langkah kedinasannya kini harus berlanjut di tempat yang berbeda.

Sementara itu, Ketua PTA Gorontalo Dr. Dra. Nur Djannah Syaf, M.H., dalam sambutannya mengungkapkan kedekatan personalnya dengan Mohamad Yamin. Keduanya telah saling mengenal sejak menempuh pendidikan di Makassar, bahkan Mohammad Yamin merupakan kakak tingkatnya. Kedekatan tersebut membuat hubungan keduanya tidak selalu berlangsung dalam suasana formal kedinasan. Dalam keseharian, Ketua PTA Gorontalo mengaku lebih sering menyapa Mohammad Yamin dengan panggilan “Ka Yamin”, sementara sang istri disapa dengan panggilan “Ka Ifah”.
Nur Djannah mengaku sangat mengenal karakter dan kapasitas Mohammad Yamin sebagai seorang hakim. Ia menilai Mohammad Yamin merupakan pribadi yang cerdas, berwibawa, dan memiliki kemampuan yang mumpuni. Karena itu, ketika pertama kali mengetahui bahwa Mohamad Yamin akan menjadi pendampingnya sebagai Wakil Ketua PTA Gorontalo, dirinya merasakan kebahagiaan yang luar biasa.
Acara Pengantar Alih Tugas tersebut kemudian ditutup dengan ucapan selamat jalan dan doa terbaik bagi Mohamad Yamin beserta keluarga dalam menjalankan amanah di PTA Makassar. Keluarga besar PTA Gorontalo menyampaikan terima kasih atas seluruh dedikasi, loyalitas, pemikiran, serta kebersamaan yang telah diberikan selama mengemban amanah sebagai Wakil Ketua PTA Gorontalo.

Selamat mengemban amanah baru sebagai Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Makassar. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kemudahan, keberkahan, dan kesuksesan dalam melanjutkan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Meski berpisah tempat tugas, hubungan silaturahmi dan kekeluargaan diharapkan tetap terjaga. Di balik ucapan selamat jalan, terselip pula sebuah harapan dari keluarga besar PTA Gorontalo agar suatu saat nanti Mohammad Yamin dapat kembali ke Bumi Hulondalo untuk mengemban amanah sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo.
Selamat jalan, bapak Wakil Ketua Dr. Drs. H. Muhamad Yamin, SH., MH Selamat mengemban amanah di tempat yang baru. Gorontalo akan selalu menjadi bagian dari perjalanan pengabdian dan kenangan yang tidak akan terlupakan.
