Ikhtiar Wujudkan Pelayanan Berkualitas di Masa Pandemi, KPTA Gorontalo Buka Ngobras Baju Bersama Ditjen Badilag dan Ombudsman Republik Indonesia
Ikhtiar Wujudkan Pelayanan Berkualitas di Masa Pandemi,
KPTA Gorontalo Buka Ngobras Baju Bersama Ditjen Badilag dan
Ombudsman Republik Indonesia

Gorontalo – Ngobras Baju (Ngobrol Santai Bersama Para Pejuang Pengadilan Agama Tilamuta dan Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo) merupakan program yang memberikan informasi dan membahas masalah seputar isu-isu penting yang berkembang saat ini. Program ini merupakan salah satu inovasi non aplikasi yang dikembangkan oleh salah satu Pengadilan Agama yang berada di bawah yurisdiksi Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo, yaitu Pengadilan Agama Tilamuta.
Hari ini, Kamis (26/8) pukul 15.00 WITA acara Ngobras Baju dengan tema “Mewujudkan Pelayanan Publik Yang Efektif dan Berkeadilan di Masa Pandemi, Demi Terwujudnya Wilayah Zona Integritas (WBK/WBBM)” dilakukan via daring melalui Aplikasi Zoom meeting dan live Streaming Youtube. Acara ini dipandu oleh Rendra Widyakso, S.H., S.H.I, M.H. (Hakim PA Tilamuta) selaku moderator.
Acara dimulai dengan bacaan do’a yang dipimpin oleh Bapak Riston Pakili (Hakim PA Tilamuta), dan selanjutnya dibuka secara resmi oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama (KPTA) Gorontalo Bapak Dr. Drs. H. Izzudin Hm., S.H., M.H.
Hadir secara virtual dalam acara ini dari Direktorat Badan Peradilan Agama (Ditjen Badilag) Mahkamah Agung Republik Indonesia Bapak Dr. Drs. H. Aco Nur, S.H., M.H (Dirjen Badilag), dan Bapak Drs. Arief Hidayat, S.H., M.M., (Sekretaris Ditjen Badilag), dan Bapak Mokhammad Najih, S.H., M.Hum. Ph.D (Ketua Ombudsman Republik Indonesia).

Dalam sambutannya KPTA Gorontalo mengapresiasi program Ngobras Baju yang sangat membanggakan ini, dan bahkan pada hari ini mampu menghadirkan tokoh-tokoh penting Nasional sebagai narasumber. Selain itu beliau juga menyampaikan bahwa tema yang dibahas sesuai dengan perkembangan dan isu hukum yang ada, pelayan publik menjadi tonggak pertama di satuan kerja, sebagaimana fungsi aparatur negara sebagai pelayan kepada masyarakat, sehingga pelayanan publik yang prima perlu didukung dengan Sumber Daya Manusia yang berkualitas. Di masa pandemi Covid 19 pimpinan harus berbenah demi memberikan akses pelayanan yang mengedepankan aspek protokol kesehatan. Pembangunan zona integritas, bukan hanya sekedar jargon, tetapi roh dari zona integritas harus ditanamkan dan diimplementasikan dalam bentuk pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Apresiasi yang tinggi diberikan oleh Dirjen Badilag kepada PTA Gorontalo yang dinilai sukses dalam memberikan motivasi dan bimbingan kepada PA Tilamuta sehingga terlaksana kegiatan yang bermanfaat bagi lembaga ini, terutama karena dapat menginspirasi dan mendorong semangat pembaruan bagi para aparatur peradilan dalam mewujudkan tata kelola dan pelayanan prima kepada masyarakat. Inovasi ini diharapkan menjadi terobosan yang patut dijadikan contoh bagi satuan kerja lain untuk tetap berkarya meski berbagai kendala terus dihadapi.

Semoga dengan adanya kegiatan rutin Ngobras Baju ini bisa mendorong semangat pembaruan dan inovasi untuk meningkatkan kualitas kinerja pelayanan kepada masyarakat, sehingga layak untuk mendapatkan predikat WBK (Wilayah Bebas Korupsi) dan WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani) serta menjadi bukti bahwa Pengadilan Agama meskipun dalam masa pandemi Covid 19 tetap dapat memberikan pelayanan yang efektif, prima, berkualitas dan berkeadilan.
