Diskusi Rutin | Dr. H Chazim Maksalina, M.H.
Diskusi Rutin
oleh Dr. H. Chazim Maksalina, M.H.
Ketua Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo
Kegiatan diskusi triwulanan sewilayah Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo kembali diadakan sesuai dengan program yang telah direncanakan. Kali ini mengambil tempat di aula gedung PTA Gorontalo tidak seperti biasanya diselenggarakan di luar PTA atau PA. Berkenaan dengan kegiatan tersebut, ada baiknya kita mengangkat tema ihwal diskusi itu sendiri.
Hakim sebagai figur sentral dalam sistem peradilan, maka wajib meningkatkan kemampuan intelektualitas, kemampuan teknis dan profesionalitasnya agar dapat menghadapi tantangan dan perubahan dalam situasi apapun. Oleh karena itu tiga syarat mutlak sebagai seorang hakim yang harus dilakukan adalah membaca, menulis dan diskusi.
Hakim wajib banyak membaca literasi baik hukum formil maupun hukum materiil secara komprehensif, karena dia dituntut untuk menjawab segala permasalahan hukum yang diajukan kepadanya. Seorang hakim juga wajib rajin menulis, karena dia harus membuat putusan yang berkualitas, artinya harus bisa dipertanggungjawabkan isi putusannya dengan memenuhi unsur kepastian, kemanfaatan dan keadilan dan lebih penting lagi putusannya bisa dijalankan ( eksekusi). Dan yang ketiga seorang hakim harus rajin berdiskusi, karena ketika musyawarah harus saling mengkritisi pandangan yang berbeda dan wajib memberikan argumentasi yang rasional baik secara teoritis maupun empiris.
Untuk itu dalam rangka suksesnya penyelenggaraan diskusi ini, kita harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut, sesuai dengan tujuan diadakannya diskusi tersebut.
Persiapan sebelum diskusi adalah sangat penting dan vital untuk memastikan diskusi berjalan lancar dan efektif. Berikut adalah hal-hal yang perlu dipersiapkan:
Pemahaman Tujuan
Meskipun telah disinggung sedikit di atas, maka yang pertama dilakukan adalah kita menentukan tujuan diskusi. Apakah untuk mencari solusi, berbagi ide, atau mengambil keputusan? Ini perlu penegasan dan pemahaman bersama. Sehingga akan teridentifikasi hasil yang diharapkan dari diskusi tersebut.
Materi dan Informasi
Sebagai peserta diskusi, kita harus membaca dan mempelajari topik diskusi secara mendalam. Jangan sampai kita hadir dalam acara hanya datang, duduk dan diam belaka.
Kumpulkan data, fakta, atau referensi yang relevan. Kita harus aktif memberikan pendapat, mengkritik bahkan berdebat. Siapkan poin-poin penting yang ingin disampaikan.
Agenda Diskusi
Susun agenda yang mencakup topik yang akan dibahas. Hal ini perlu dilakukan untuk menentukan alur diskusi agar waktu dimanfaatkan dengan baik dan materi menjadi fokus.
Peran dan Tanggung Jawab
Jika di antara kita memimpin diskusi, siapkan panduan untuk menjaga diskusi tetap fokus. Apa bila kita sebagai peserta, siapkan pertanyaan atau pendapat yang relevan tang memperkaya topik diskusi.
Logistik
Pastikan lokasi diskusi sudah siap baik secara daring (on line) atau secara luring (offline). Apabila diskusi online, periksa koneksi internet dan perangkat yang akan digunakan. Siapkan alat bantu seperti laptop, proyektor, atau dokumen pendukung.
Etika Diskusi
Etika adalah attitude kita mempersiapkan sikap terbuka untuk mendengarkan pendapat orang lain. Hindari interupsi, dan hormati pandangan semua pihak.
Pencatatan
Mempersiapkan alat untuk mencatat poin-poin penting, adalah sangat penting misalnya buku catatan atau aplikasi notulensi. Segala catatan dan notulensi harus terdokumentasi dengan rapi, untuk selanjutnya dijadikan laporan sebagai bentuk pertanggungjawaban kegiatan.
Demikian tulisan singkat tentang diskusi, substansi dan hal ihwal nya. Dengan persiapan yang matang, diskusi akan lebih produktif dan memberikan hasil yang positif. Meskipun tidak atau belum solutif dalam menjawab satu permasalahan.
Wallahu a'lam bi showab
Allahumma sholli wa sallim wa barik 'ala sayyidina Muhammad wa 'ala alihi wa sohbihi ajma'in
