logo

Sisi Lain KMA Cup

Ditulis oleh alifudin on .

Ditulis oleh alifudin on . Dilihat: 866

Sisi Lain KMA Cup

oleh Dr. H. Chazim Maksalina, M.H.

Ketua Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo

    KMA Cup memasuki quarter final delapan besar di seluruh partai yang dipertandingkan baik tunggal putra putri maupun ganda putra putri. Meskipun untuk tim PTA Gorontalo harus tersingkir di babak penyisihan, namun kita patut berbeda hati karena semua pemain yang mewakili PTA Gorontalo adalah pemain debutan.

    Di sela-sela penyelenggaraan turnamen berskala nasional semacam KMA Cup atau MA Cup, selalu dicari momen sisi lain daripada penyelenggaraan turnamen itu sendiri  baik bagi para pemain lebih-lebih bagi penggembira. Ajang silaturrahmi dan Reuni (kecil-kecilan) selalu mengiringi kegiatan tersebut dan selalu menjadi tujuan para penggemar. Apa lagi selalu diselenggarakan di kota tujuan pariwisata.

    Sulaturrahmi adalah bagian dari ibadah yang sangat dianjurkan bagi para pemeluk semua agama. Dalam turnamen KMA Cup inilah baik para pemain, penggembira dan para pejabat bisa berbaur tanpa ada sejak dari seluruh penjuru Indonesia, baik dari pejabat paling tinggi sampai kepada pegawai paling rendah semua ada. Dan ketika sudah berada dalam satu even di arena pertandingan yang tampak suasana keakraban dan kebersamaan, saling menyapa dan tukar informasi atau sekedar menanyakan hal-hal yang ringan.

    Banyak sekali manfaat yang diperoleh di forum perdebatan nasional ini, khususnya yang berkesempatan datang langsung.

   Reuni , ya reuni menjadi salah satu destinasi dan wahana untuk bertemu dan berkumpul dengan kolega yang pernah bertugas dan berkantor bersama, pada masa lalu.

    Pengadilan adalah institusi vertikal yang aparatnya selalu berpindah tugas dari satu daerah ke daerah yang lain (khususnya bagi para pejabatnya). Situasi ini yang mendorong beberapa di antara mencari peluang untuk sekedar berkumpul dan bereuni lintas angkatan dan lintas generasi. 

    Rekreasi event yang satu ini bisa jadi menjadi tujuan favorit bagi penggembira yang datang di ajang KMA Cup ini, apalagi bagi tim yang telah tereliminasi pada babak penyisihan. Mereka memiliki kesempatan lebih banyak berwisata sambil healing  penyembuhan diri yang bertujuan untuk mendapatkan ketenangan batin dan jiwa, atau _self healing metode penyembuhan penyakit bukan dengan obat. Yogyakarta bisa dibilang kota wisata yang sangat populer, setelah Bali dan Jakarta. Di sana semua ada mulai wisata religi, wisata budaya, wisata alam (pantai dan gunung) atau wisata kuliner, namun sekedar informasi kemacetan di kota Yogyakarta semakin menjadi horor. Untuk menuju Jalan Malioboro  dan alun-alun Kraton, semua akses ditutup, kecuali hanya untuk pejalan kaki atau pedestrian. Oleh karena itu jika kita tiba di kota gudeg ini harus bersiap berjalan berkilo meter untuk menikmati suasana kota Yogya, seperti dalam tembang KLA Project yang dilantunkan Katon Bagaskara dalam "Yogyakarta".

      Tiga catatan di atas, setidaknya dapat dikatagorikan sebagai sisi lain dari event besar nasional turnamen  KMA Cup di Yogyakarta istimewa ini.

Hubungi Kami

Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo

Jl. Tinaloga No.5 Kelurahan Dulomo Selatan, Kota Utara, Gorontalo

Telp: 0435-8591389 
Fax: 0435-831625

Email : surat@pta-gorontalo.go.id

Hak Cipta Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo © 2022