logo

Hormati Atasan dan Sayangi Bawahan

Ditulis oleh Dra. Hj. Niswaty Puluhulawa, S.H on .

Ditulis oleh Dra. Hj. Niswaty Puluhulawa, S.H on . Dilihat: 5095

HORMATI ATASAN DAN SAYANGI BAWAHAN

Dra. Hj. Niswaty Puluhulawa, S.H.

Sekertaris Pengadilan Agama Limboto

 

Menghormati dan Menyayangi adalah dua kata yang berbeda namun saling berkaitan antara satu dengan yang lainnya. Dalam suatu organisasi / instansi ada yang dinamakan Atasan atau Pimpinan dan ada juga yang dinamakan Bawahan atau Staff.  Pimpinan / atasan  adalah seorang yang mempunyai atau memiliki kemampuan untuk bertindak menggerakkan, mempengaruhi atau memiliki kelebihan, juga mampu mengembang tugas dan tanggung jawab untuk memimpin dan mempunyai kecakapan untuk bisa mempengaruhi orang lain yang dipimpinnya dan siap mengayomi  pengikutnya untuk melakukan kerja sama kearah pencapaian tujuan yang telah ditentukan. Sedangkan Staf / bawahan  adalah bagian dari organisasi yang tidak mempunyai hak untuk memberikan perintah tetapi mempunyai hak membantu pimpinan dalam melakukan sebagian pekerjaan yang menjadi tanggung jawab pimpinan untuk mencapai tujuan organisasi.

Jadi harus kita pahami bahwa didalam dunia kerja world of work atau ditempat kerja work place, ada yang dinamakan atasan. Selain atasan pasti adapula bawahan (staff), dalam hubungan ini sangat diharapkan  terjalin suatu hubungan yang sangat menguntungkan take and give, akan tetapi tidak menutup kemungkinan terjadi polemik dalam hubungan tersebut. Sebab alasan kekuasaan, komunikasi atau hal teknis lainnya, dan ini sangat wajar, didalam dunia kerja. Yang perlu kita cermati apa yang menjadi pemicu kerenggangan tersebut? apakah menyangkut kebijakan yang dikeluarkan, apakah menyangkut peraturan, apakah menyangkut manajemen, atau apakah karena perbedaan watak, lingkungan sosial ataupun budaya.

Secara umum sebagai seorang atasan memberikan teladan yang baik, bertanggung jawab penuh atas kemajuan organisasi yang dipimpinnya ,baik dari segi kualitas SDM, ketersediaan sarana dan prasarana, serta atasan berkewajiban mengkader, membimbing dan memotivasi bawahannya agar mereka sebagai bawahan menjadi semangat dalam bekerja, dan merasa tidak dikucilkan dari lingkungan kerjanya. Sebaliknya bawahan berkewajiban melaksanakan tugas yang diamanahkan kepadanya dengan sebaik mungkin sesuai tugas dan fungsi demi kemajuan organisasi.

Hubungan dan kondisi yang wajar seperti inilah yang diharapkan terjadi ditempat kerja, akan tetapi dalam kenyataan tak sedikit pula yang menjadi masalah hubungan antar atasan dan bawahan yang sering dijumpai saat ini, antara lain : miscommunication, penyalagunaan wewenang, mengutamakan hak daripada kewajiban, dan lain - lain.

Lalu, seberapa pentingkah kita menghormati atasan dan menyayangi bawahan ?

Untuk kita pahami bersama bahwa menghargai dan menghormati atasan adalah salah satu kewajiban kita sebagai bawahan . Dalam hubungan pekerjaan atasan atau pimpinan adalah orang yang pertama kali yang wajib dihormati, terlepas dari status anda sebagai orang yang lebih tinggi pendidikannya maupun status sosialnya, anda tetap bawahan yang wajib menghormati dan menghargai atasan karena menyangkut soal etika. Sebaliknya seorang atasan wajib memperlakukan bawahan dengan menunjukan rasa sayang dan sopan santun juga kebaikan,  menjadi pendengar yang baik dan  mendorong bawahan untuk mengekspresikan pendapat dan ide-ide cemerlangnya dengan mengapresiasi dan memberi reward pada setiap hasil karyanya . Jangan pernah mengkritik apalagi menghina dan meremehkan pekerjaannya. Hindari nada atau suara yang tinggi serta perlakukan bawahan dengan cara yang sama, sekali-sekali melibatkan bawahan dalam penyelesaian masalah yang berhubungan dengan pekerjaannya.  Cobalah untuk memuji dan memberi jempol saat bawahan berkarya daripada mengkritiknya, sebab memuji, menyajungi, menghargai dan menyayangi bawahan tidak akan menghilangkan rasa hormat kita sebagai atasan . Berilah motivasi dan semangat untuk maju dan berkarir sebab atasan / pimpinan yang baik adalah yang mampu membuat bawahannya menjadi sukses dan berhasil.

Pepatah bijak mengatakan : “Respecting someone indicate the quality of your personality, so treat people the way you want to be treated“ artinya: Menghormati seseorang menunjukan kwalitas kepribadianmu, maka perlakukan orang – orang seperti kamu ingin diperlakukan.

Dalil Al Qur’an juga mempertegas bahwa : Apabila kamu dihormati dengan (salam) penghormatan , maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik atau balaslah penghormatan itu yang sepadan dengannya. Sungguh Allah memperhitungkan segala sesuatu.{ QS.An nisa ayat 86}

Mulai sekarang dalam berinteraksi menjalin hubungan dengan atasan maupun dengan bawahan maka   tanamkan sikap menghormati atasan dan menyayangi bawahan demi terciptanya suasana dilingkungan kerja yang kondusif, berwibawa dan bermartabat demi lembaga yang kita banggakan.

Buatlah hidup lebih simple dan mudah yaitu dengan memperlakukan orang lain sebagaimana kita ingin diperlakukan.

You have no rights to post comments

Hubungi Kami

Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo

Jl. Tinaloga No.5 Kelurahan Dulomo Selatan, Kota Utara, Gorontalo

Telp: 0435-8591389 
Fax: 0435-831625

Email : surat@pta-gorontalo.go.id

Hak Cipta Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo © 2022