Mengenal Marisa: Kota Kecil di Provinsi Gorontalo dengan Potensi Ekonomi yang Menjanjikan | Dr. H. Chazim Maksalina, M.H.

Ditulis oleh alifudin on .

Ditulis oleh alifudin on . Dilihat: 8151

Mengenal Marisa: Kota Kecil di Provinsi Gorontalo dengan Potensi Ekonomi  yang Menjanjikan

oleh Dr. H. Chazim Maksalina, M.H.

Ketua Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo

 

              Marisa adalah salah satu nama kota yang menjadi ibu kota Kabupaten Pohuwato, sebuah wilayah bagian dari provinsi Gorontalo. Kota ini mungkin belum akrab di telinga banyak orang, tetapi menyimpan keunikan dan potensi ekonomi yang tinggi.  Terletak di pesisir selatan provinsi Gorontalo wilayah ini menghadap garis pantai teluk Tomini, Marisa dikenal sebagai kabupaten terbesar di kawasan itu.

              Sebagai kabupaten terbesar, Marisa memiliki kekayaan etnis dan sumber daya alam yang melimpah. Bahkan banyak pula warganya yang multi keturunan dari berbagai etnis Indonesia ada pula warga negara asing.

             3 Fakta Unik Marisa

             Berikut tiga fakta menarik mengenai Marisa yang dirangkum penulis pada Rabu (21/5/2025) dari sudut kamar sebuah resort di pinggir pantai.

  1. Kota (Kabupaten) Multi Etnis termasuk WNA

            Marisa merupakan bekas kecamatan bagian dari Kabupaten Boalemo yang memisahkan diri dari Tilamuta pada 25 Februari 2003. Dengan luas 4.244,31 km2 kilometer persegi, wilayahnya membentang dari pantai Teluk Tomoni di selatan dari timur hingga perbatasan Kabupaten Buol (Sulawesi Tengah) di barat dan utara, di timur berbatasan dengan Kabupaten Boalemo dan di bagian utara  berbatasan pula dengan Kabupaten Gorontalo Utara. Sebagian besar penduduk tinggal di dataran rendah pesisir, khususnya di ibu kota Marisa. Menurut data populasi per 30 Juni 2024 total penduduknya berjumlah 161.727 dengan kepadatan 38/km2.

            Komposisi etnisnya beragam, mencakup etnis Gorontalo dan beberapa etnis keturunan  Manado, Makassar-Bugis, Padang, Cina, warga pendatang barat serta komunitas etnis Jawa yang jumlahnya cukup signifikan karena banyak warga transmigran.

  1. Dari Bertani ke Industri

           Ekonomi Marisa dulunya sangat bergantung pada bertani dan nelayan. Kini, sektor tambang merambah ke daerah penghasil emas dengan menyumbang  ekspor nasional, eksploitasi emas juga membawa tantangan, termasuk maraknya penambangan ilegal dan pencemaran lingkungan. Sejak ditemukannya tambang emas Marisa berharap dapat mengubah perekonomiannya.  Perusahaan energi negara asing, banyak yang sudah beroperasi  melakukan penambangannya beberapa tahun terakhir ini.

           Meski demikian,  penduduk Kabupaten Pohuwato (Marisa) masih banyak yang hidup dalam kemiskinan.

  1. Beberapa Tempat Wisata di Marisa

              Kabupaten Pohuwato dengan ibu kota Marisa tentu menyimpan daerah yang menarik untuk dikunjungi baik wisata budaya ya maupun wisata alam.                

             Di dalam kota Marisa sendiri, terdapat beberapa tempat wisata yang favorit bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato di antaranya:

Pantai Pohon Cinta

Pantai Libuo

Pulau Lahe

Kampung Terapung Torosiaje

Molombunae Dive Spot

               Demikian sekelumit catatan kecil  penulis di pagi subuh tentang Marisa, yang kebetulan sedang bertugas di luar kota. Mohon kritik dan masukannya.

Wallahu a'lam bi showab

Allahumma sholli 'ala sayyidina Muhammad wa 'ala alihi wa sohbihi ajma'in