Pejabat PTA Gorontalo mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepegawaian Mahkamah Agung
Pejabat PTA Gorontalo mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepegawaian Mahkamah Agung

Gorontalo 16 Desember 2025, Bertempat di ruang Commad Center PTA Gorontalo, H. Fahrurrosyid, S.H., M.H selaku Sekretaris, Harsono Pulu Rahman, S.HI., M.H Kepala Bagian Kepegawaian dan Perencanaan, dan Irvan Umar, S.Kom., M.H Kepala Sub Bagian Kepegawaian dan Teknologi Informasi PTA Gorontalo mengikuti Bimbingan Teknis Kepegawaian. Kehadiran ketiga pejabat pada kegiatan ini dalam rangka memenuhi surat panggilan Kepala Biro Kepegawaian Mahkamah Agung Republik Indonesia melalui surat Nomor : 380/SEK/UND.KP/XII/2025 tanggal 15 Desember 2025.
Kegiatan Bimtek ini dibuka oleh Sahlanudin, S.Ag., S.H., M.H selaku Kepala Biro Kepegawaian Mahkamah Agung RI. mengawali sambutannya sahlanudin menyampaikan bahwa kegiatan ini terlaksana sebagai upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme aparatur peradilan. Kegiatan ini diikuti oleh para pejabat dan pegawai yang membidangi urusan kepegawaian dari berbagai satuan kerja di lingkungan Mahkamah Agung dan badan peradilan di bawahnya yang dilaksanakan secara darring selama 3 hari yang dimulai pada hari ini.

Lanjut Sahlanudin menegaskan bahwa pentingnya peran aparatur kepegawaian dalam mendukung terwujudnya peradilan yang agung. Melalui bimtek ini, diharapkan para peserta mampu meningkatkan akurasi, akuntabilitas, serta transparansi dalam pengelolaan administrasi kepegawaian di masing-masing satuan kerja lanjut Mantan Sekretaris PTA Palembang.
Sasaran Bimtek ini membahas berbagai kebijakan strategis terkait Manajemen Talenta, Manajemen Kinerja, Sistem Merit, Promosi/Mutasi Kepegawaian (I-Mut), Kenaikan Pangkat dan Pencantuman Gelar, dan Disparitas Data. Diharapkan seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini sampai akhir dan akan diterbitkan sertifikat pelatihan dalam bentuk digital.
Dengan terselenggaranya kegiatan Bimtek ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas pelayanan publik di bidang peradilan. Dengan aparatur yang kompeten dan berintegritas, Mahkamah Agung optimistis dapat terus mendorong terwujudnya birokrasi yang profesional, modern, dan berorientasi pada pelayanan.
(NH)