DISKUSI HUKUM DAN TRY OUT e-EKSAMINASI PENGADILAN TINGGI AGAMA GORONTALO DAN PENGADILAN AGAMA DIBAWAHNYA

Hotel Golden Sri Marisa-Kab.Pohuwato, 6 Desember 2019
 

Foto 1. Ketua PTA Gorontalo membuka acara Diskusi Hukum dan Try out e-Eksaminasi

Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo dan Pengadilan Agama dibawahnya mengadakan diskusi hukum dan mengimplementasikan salah satu dari 9 aplikasi unggulkan Ditjen Badilag yaitu mengadakan Try out e-Eksaminasi. Pembukaan acara diskusi hukum dan Try out e-Eksaminasi dihadiri oleh Ketua, Wakil Ketua dan Hakim Tinggi, Panitera dan Sekeretaris Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo, Wakil Bupati, Kapolres, Dandim dan Kepala Kejaksaan Kabupaten Pohuwato.

Ketua Panitia Dr. H. Bambang Supriastoto, S.H., M.H. dalam laporannya menyampaikan bahwa Peserta diskusi berjumlah 84 peserta yang terdiri dari Ketua, Wakil Ketua, Hakim, Panitera, Sekretaris, Panitera Muda dan sebagian Panitera Pengganti pada Pengadilan Agama se-Wilayah Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo dan Panitera, Panitera Muda,  Panitera Pengganti Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo. Nara sumber adalah Ketua, Wakil Ketua dan Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo serta Wakil Ketua Pengadilan Agama Tilamuta. Dan sebagai tuan rumah/penyelenggara adalah Pengadilan Agama Marisa dan Pengadilan Agama Tilamuta.

 

Foto 2. Suasana diskusi permasalahan hukum di lingkungan PTA Gorontalo

Acara diskusi dibuka secara resmi oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo Drs. H. Ibrahim Kardi, S.H., M. Hum. Dalam sambutan pembukaan beliau menyampaikan bahwa dipilihnya Kabupaten Pohuwato sebagai tempat diskusi adalah hasil kesepakatan para pimpinan Pengadilan Agama se-Wilayah PTA Gorontalo sewaktu diskusi yang ke dua pada bulan September 2019 yang lalu.

Selanjutnya beliau menyampaikan bahwa diskusi hukum seperti ini harus dilaksanakan sebagai  kewajiban setiap empat bulan sekali setiap tahun, untuk membahas permasalahan-permasalahan yang timbul dalam pekerjaan sehari-hari kita, sehingga diharapkan semua permasalahan bisa dicarikan pernyelesaian melalui diskusi. Pada kesempatan itu juga Ketua Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo menyampaikan agar seluruh Pengadilan Agama se-Wilayah Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo mengimplementasikan 9 Aplikasi unggulan Ditjen Badilag secara optimal dan melaksanakan PERMA Nomor 1 Tahun 2019 tentang Administrasi Perkara dan Persidangan di Pengadilan Secara Elektronik. PERMA tersebut adalah sebagai penyempurnaan dari Peraturan Mahkamah Agung Nomor 3 Tahun 2018 tentang Administrasi Perkara di Pengadilan Secara Elektronik. Karena dengan melaksanakan PERMA tersebut proses peradilan dilakukan dengan azas sederhana, cepat dan biaya ringan.

Sebelum mengakhiri kata sambutannya, beliau mengingatkan sebagaimana peringatan  bapak Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama, agar semua Pengadilan Agama se-wilayah PTA Gorontalo sebelum tanggal 24 Desember 2019 harus sudah memutus perkara secara e-litigasi minimal 1 perkara.

 

Foto 3. Eksaminator Hakim Tinggi PTA. Gorontalo melakukan e-eksaminasi

Pada malam hari setelah diskusi hukum selesai, acara dilanjutkan e-Eksaminasi sebanyak 21 perkara yang diikuti seluruh hakim tingkat pertama dengan eksaminator Bapak Ketua, Wakil Ketua dan Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo, dan akan diselesaikan sampai tanggal 13 Desember 2019. (Humas)