Rapat Persatuan Tenis Warga Peradilan di Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo Dorong Pembinaan Atlet Muda
Rapat Persatuan Tenis Warga Peradilan di Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo Dorong Pembinaan Atlet Muda

Gorontalo - Pada hari Senin, tanggal 27 Mei 2024, Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Gorontalo melaksanakan Rapat Pembinaan untuk calon penerus Persatuan Tenis Warga Peradilan (PTWP). Bertempat di Ruang Sidang PTA Gorontalo, para pemimpin dan anggota Persatuan Tenis Warga Peradilan (PTWP) berkumpul untuk mengupas strategi pembinaan atlet muda.
Rapat yang dihadiri oleh Ketua, Sekretaris, Ketua PTWP Daerah, Ketua PTWP Cabang PTA Gorontalo dan pemain tenis pemula dari PTA Gorontalo, PA Gorontalo, PA Limboto, dan PA Suwawa. Rapat ini bertujuan untuk memberikan arah baru dalam pembinaan atlet muda calon penerus PTWP di Pengadilan Agama wilayah PTA Gorontalo.
Dibuka dengan penuh semangat oleh Sekretaris PTA Gorontalo, rapat dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua PTA Gorontalo Dr. H. Chazim Maksalina, M.H., yang menyoroti pentingnya pengembangan bakat muda dalam dunia tenis, khususnya di lingkungan peradilan. Sekretaris PTA Gorontalo Fahrurosyid, S.H., M.H. kemudian menyampaikan serangkaian pembinaan yang dijalankan, sementara Ketua PTWP Daerah Drs. Mhd. Nuh, S.H., M.H. serta Ketua PTWP Cabang Drs. Kharis turut memberikan pandangan dan pengalaman mereka dalam menghadapi tantangan pembinaan atlet muda.


Ketua PTA Gorontalo dalam kesempatan tersebut menegaskan pentingnya kaderisasi dalam mengembangkan organisasi tenis di Pengadilan Agama wilayah PTA Gorontalo. "Kaderisasi adalah pondasi utama untuk mencetak atlet-atlet muda berpotensi. Dengan memperkuat kaderisasi, kita bisa memastikan regenerasi atlet yang berkualitas," ujarnya.
Rapat yang dipenuhi semangat dan antusiasme ini memberikan titik terang bagi pengembangan tenis di kalangan warga peradilan. Diharapkan, melalui kerja keras dan komitmen bersama, Persatuan Tenis Warga Peradilan dapat melahirkan generasi atlet muda yang berprestasi, tidak hanya dalam kompetisi lokal, tetapi juga di tingkat nasional.