Ayo..! Pahami Tusimu dan Cintai Pekerjaanmu
AYO, PAHAMI TUSIMU DAN CINTAI PEKERJAANMU
Dra. Hj. Niswaty Puluhulawa, S.H
Sekretaris Pengadilan Agama Limboto
Sudah kita ketahui bersama bahwa tugas pokok adalah pekerjaan yang telah diberikan dan menjadi tanggung jawab dari sebuah jabatan untuk mencapai tujuan tertentu.
Dalam dunia kerja ketika kita menjalankan aktifitas, tentu saja tidak mudah dan tidak lepas dari berbagai macam rintangan, masalah dan tantangan dalam menghadapi pekerjaan baik didalam suatu instansi / organisasi maupun diluar instansi / organisasi. Maka dari itu pahami tusimu dan cintailah pekerjaanmu sebab dengan cinta sesuatu pekerjaan yang berat akan terasa ringan dan yang sukar akan menjadi mudah. Tekuni dan hargailah profesi / pekerjaanmu, sebab orang sukses bukan apa yang dia peroleh dari pekerjaan itu tapi seberapa besar dia dengan kerja kerasnya mampu menghargai dan mencintai pekerjaannya.
Untuk menjadi sukses hal pertama yang harus dilakukan adalah memahami tugas pokok dan mencintai pekerjaan itu sendiri. Ketika kita mencintai dan menghargai profesi / pekerjaan kita, maka profesi / pekerjaan itu akan memberikan yang terbaik untuk kita, satu-satunya cara untuk melakukan pekerjaan yang hebat adalah dengan mencintai apa yang kamu kerjakan. Dan tidak bisa tidak, atau mau tak mau agar pekerjaanmu optimal maka terlebih dahulu kamu harus memahami tusimu dan mencintai pekerjaan yang kamu tekuni. Keberhasilan melaksanakan tugas pokok dan fungsi atau program lainnya kuncinya adalah perencanaan yang baik, pelaksanaan yang benar, dan pengawasan yang ketat. Dalam melakukan sebuah program manajemen perencanaan yang baik kita harus memahami bagaimana menyusun program yang dirumuskan terlebih dahulu adalah out put {tujuan}, out come {manfaat}, benefit {keuntungan}, dan impact {dampak}.
Cobalah kita evaluasi apa yang sudah kita capai ? Sudahkan kita menguasai dan memahami tugas pokok,? Apakah yang menjadi landasan atau pedoman kita dalam melakukan pekerjaan kita ? Manakah pekerjaan yang sudah dilakukan dan belum dilakukan.? Apakah pekerjaan sudah dilakukan dengan maksimal atau belum.? Apakah yang menjadi kendala sehingga pekerjaan tersebut belum diselesaikan,? Bagaimana sulusinya agar supaya pekerjaan itu selesai ? Dari berbagai pertayaan tersebut akan muncul jawaban singkat yaitu pahamilah tusimu dan cintai pekerjaanmu.
Tidak semua orang memahami, menyukai dan mencintai pekerjaan yang mereka tekuni, disebabkan karena mungkin kesulitan beradaptasi dengan lingkungan kerja yang ideal atau bisa jadi karena tidak sesuai keinginan, pekerjaan yang menumpuk, jenuh dengan kondisi yang ada atau merasa penghasilan dan tunjangan yang diterima jauh dari harapan dan impian, sehingga membuat mereka tidak bersungguh-sungguh dalam memahami tugas pokok dan mencintai pekerjaannya. Apresiasilah apapun hasil dari pekerjaanmu, dan ketika kamu telah memutuskan untuk bekerja, pasti ada waktu dimana kamu dihadapkan dengan hambatan, permasalahan dan tantangan, maka cara untuk menghadapinya yaitu jangan takut ketika kita melakukan kesalahan dalam bekerja, yakinilah bahwa satu kesalahan akan menjadi satu kepintaran. Olehnya itu segera ditindak lanjuti, dievaluasi dan lakukan yang terbaik setelah melakukan kesalahan tersebut karena dengan begitu akan membuatmu lebih terampil dalam bekerja sehingga akan lebih memahami dan mencintai pekerjaan itu.
Terkadang mungkin kita jenuh bahkan membenci pekerjaan yang sedang kita kerjakan, memiliki ruangan yang sangat tertutup sehingga bosan dan membenci suasana diruangan itu, atau memiliki rekan kerja yang sangat menyebalkan, atau mungkin saja memiliki setumpuk pekerjaan yang datang tanpa habis. Saat bekerja kita menemukan titik jenuh yang bisa membuat tidak menyukai pekerjaan sendiri. Seringkali menyikapinya secara emosional, dan tak bisa berpikir jernih, maka carilah penyebab apa yang membuat anda sehingga membenci dengan pekerjaan itu, lalu tentukan penyebabnya apakah dari diri sendiri atau dari pekerjaannya, kemudian diskusikan dengan sesama rekan kerja atau dengan atasan anda, cobalah untuk berkonsultasi atau bertukar pendapat, jangan langsung berhenti bekerja, pusatkan perhatian pada pekerjaan yang ada dihadapan kita, ubah sikap anda dan bersikaplah professional dalam bekerja.
Nah, sekarang bagaimanakah anda mencintai pekerjaan yang anda miliki saat ini.?
Mencintai pekerjaan artinya mau bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang akan dihasilkan dan didapatkan dari pekerjaan tersebut. Mencintai pekerjaan adalah dengan merasa bersyukur, menyukai serta mengagumi setiap tindakan, yang harus diberikan pada pekerjaan yang kita miliki.
Jangan berfikir bahwa bekerja semata-mata hanya untuk mencari dan mendapatkan gaji dan tunjangan. Sebaiknya dari sekarang rubahlah mindset anda akan hal itu karena hanya akan membuat anda tidak akan memahami tusi dan mencintai pekerjaan. Cobalah untuk mengingat kembali mengapa anda memilih dan menjalani pekerjaan ini, lalu munculkan pikiran positif, sebab itu adalah cara ampuh untuk merasa jatuh cinta dengan pekerjaan anda. Temukan cara baru, tanaman rasa optimis dan percaya diri juga semangat dan motivasi yang didasari dengan rasa cinta pada pekerjaan itu sendiri dalam melaksanakan tugas-tugas yang dibebankan kepada kita, selain itu antusias akan pekerjaan, dan jangan membenci pekerjaan itu, lakukan yang terbaik, planingkan dan buat catatan tersendiri lalu susunlah skala prioritas apa yang akan kita kerjakan.
Perlu kita ingat bahwa dengan memahami tugas pokok dan mencintai pekerjaan maka kita akan dapat menciptakan apa yang kita kenal dengan tiga S yaitu kerja cerdaS, kerja tuntaS dan kerja ikhlaS juga tiga T yakni kerja cepaT, kerja cermaT dan kerja tepaT.
Memahami tusi dan mencintai pekerjaan saat ini adalah bagaimana anda dapat mengetahui apa yang menjadi inspirasi dan tetap berusaha untuk bisa merasa puas dengan apa yang dikerjakan. Bersikaplah positif dan fokuslah pada hal-hal yang membuat anda menikmati pekerjaan, lakukan pekerjaan dengan sebaik-baiknya. Melakukan pekerjaan yang dicintai juga memberi banyak manfaat, Anda akan lebih bahagia, lebih produktif, dan lebih positif dalam berpikir. Sementara mereka yang membenci pekerjaannya akan mudah stres, mudah emosi dan cepat putus asa.
Apabila pekerjaanmu belum sesuai dengan keinginanmu, maka yang dirubah bukan pekerjaanmu tapi cara kerjamu dan cara berpikirmu. Setiap pekerjaan yang dilakukan dengan sangat baik yang telah dilakukan oleh orang yang berdedikasi penuh akan selalu menjadi sumber inspirasi. Yakinilah pekerjaanmu adalah ibadah bagimu, pekerjaanmu adalah rahmat bagimu, pekerjaanmu adalah amanah bagimu, pekerjaanmu adalah kehormatan bagimu dan pekerjaanmu adalah kesusuksesan bagimu.
Seorang filosofi Inggris mengatakan ; “ If you hire people just because they can do a job, they’ll work for your money, but if you hire people who believe what you believe, they’ll work for you with blood, sweat and tears “ artinya “ jika anda menyewa orang hanya karena mereka dapat melakukan pekerjaan, mereka akan bekerja untuk uang anda, tetapi jika anda mempekerjakan orang-orang yang percaya apa yang anda percaya, mereka akan bekerja untuk anda dengan darah, keringat dan air mata.”
Maka mulai dari sekarang pahami tusimu dan cintai pekerjaanmu untuk lembaga yang kita banggakan.