Kunjungan Perdana Ketua PTA Gorontalo ke PA Limboto, Perkuat Tata Kelola Peradilan Modern dan Berkelas Dunia
Kunjungan Perdana Ketua PTA Gorontalo ke PA Limboto, Perkuat Tata Kelola Peradilan Modern dan Berkelas Dunia

Limboto, 9 Juni 2026 – Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Gorontalo, Dr. Dra. Nur Djannah Syaf, S.H., M.H., melaksanakan kegiatan Monitoring, Evaluasi, dan Pengawasan (Monevwas) di Pengadilan Agama (PA) Limboto pada Selasa (9/6/2026). Kegiatan tersebut merupakan kunjungan perdana beliau ke satuan kerja di wilayah hukum PTA Gorontalo sejak dilantik oleh Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia beberapa hari sebelumnya. Selain sebagai bagian dari fungsi pembinaan dan pengawasan, kegiatan ini juga bertujuan memastikan pelaksanaan tugas dan penyelenggaraan peradilan di PA Limboto berjalan secara profesional, efektif, akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam kunjunga tersebut, Ketua PTA Gorontalo didampingi Sekretaris Harsono Hamzah, S.Ag., M.H melakukan peninjauan terhadap berbagai aspek pelaksanaan tugas dan fungsi di PA Limboto, mulai dari administrasi perkara, administrasi umum, pelayanan publik, hingga pengelolaan sarana dan prasarana pendukung. Monitoring ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai capaian serta kendala yang dihadapi satuan kerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Pada kesempatan itu, Nurjanah Syaf memberikan pembinaan kepada seluruh aparatur PA Limboto. Beliau menekankan pentingnya menjaga integritas, meningkatkan disiplin kerja, serta membangun budaya kerja yang profesional dan berorientasi pada pelayanan prima. Selain itu, seluruh aparatur diharapkan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan terus melakukan inovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada para pencari keadilan.

Di samping itu, beliau menekankan pentingnya peran seluruh pegawai dalam memperkuat sinergi dan kerja sama guna mewujudkan tata kelola peradilan yang akuntabel, transparan, dan modern. Menurutnya, keberhasilan suatu satuan kerja tidak hanya diukur dari capaian administrasi semata, tetapi juga dari tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan yang diberikan. Lebih lanjut, mantan Direktur Badan Peradilan Agama tersebut menyampaikan bahwa peningkatan kualitas pelayanan publik harus menjadi komitmen bersama seluruh aparatur peradilan sebagai wujud nyata pelaksanaan tugas dan fungsi lembaga peradilan yang berorientasi pada pencari keadilan
Sementara itu, jajaran PA Limboto menyambut baik pelaksanaan Monitoring, Evaluasi, dan Pengawasan tersebut. Kegiatan ini dinilai sebagai sarana untuk memperoleh arahan, masukan, serta evaluasi yang konstruktif guna meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan di lingkungan Pengadilan Agama Limboto.
Melalui kegiatan Monitoring, Evaluasi, dan Pengawasan ini, diharapkan PA Limboto dapat terus meningkatkan profesionalisme aparatur, memperkuat implementasi prinsip peradilan yang berintegritas, serta memberikan pelayanan yang cepat, transparan, dan berkeadilan kepada masyarakat.